Rencana Busway Arus Berlawanan

Friday, February 29, 2008 | | |

Mari berpikir sederhana,

Ide ini muncul karena sudah depresinya pengelola busway akibat
jalurnya diokupansi kendaraan pribadi, sehingga waktu tempuh busway
molor lebih 100% dari 55 menit menjadi 120 menit.

Tanggung jawab pengelola busway hanyalah memberikan pelayanan terbaik
dengan waktu tempuh standar dan normal. 120 menit tidak normal dan
tidak standar. Maka harus dinormalkan dan distandarkan, bagaimanapun
caranya. Kemacetan diluar jalur busway bukanlah tanggung jawab
pengelola busway, tapi pemerintah dan kepolisian. Jalurnya
disterilkan? Wah gimana yah, wong polisi yg membolehkan dan
pemerintah yang mengiyakan. Tsk tsk tsk

Lagipula, bagian contra flow ini tidak diterapkan di seluruh koridor,
hanya penggalan koridor yang memang sudah "PARAH" tingkat
kedisiplinan dan kesabarannya. Yaitu penggal Mampang Prapatan-
Kuningan Timur.

SIMPULAN: Mobil dibolehkan lewat jalur busway tidak menyelesaikan
masalah. Malah menambah masalah. Apa itu? Pertama, macetnya gak
berkurang, Kedua malah mengakibatkan busway jadi macet

PILIHAN TERBAIK: Kalau busway macet, ngapain naik busway? Sami mawon,
naik aja kendaraan pribadi. Masuk akal bukan?

0 comments: